Kejaksaan Negeri Jakarta Barat melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor terhadap pelanggar lalu lintas yang diputus verstek tanpa kehadiran pelanggar di PN Jakbar dan dapat diambil pada hari dan jam kerja | Kejaksaan Negeri Jakarta Barat melaksanakan penegakan hukum dengan hati nurani dan berdasarkan undang-undang. Masyarakat yang akan memberikan masukan, kritik dan saran atau melaporkan suatu tindak pidana korupsi dapat melalui website Kejari Jakarta barat melalui pengaduan@kejari-jakbar.go.id | Isi situs bersifat informatif, bukan merupakan legal opinion dari Kejaksaan R.I. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based | Kejaksaan Negeri Jakarta Barat bekerja sama dengan Koperasi Teguh Sejahtera Bersama menerbitkan layanan Tilang Cash On Delivery, bagi pelanggar yang tidak mempunya waktu untuk mengambil berkas Tilang, dapat menghubungi melalui Whatsapp di Nomor 0812 8429 9818.

Kejari Jakbar akan Lelang 5 Ekskavator Rampasan Kasus Alex Usman

Jakarta  - Kejaksaan Negeri Jakarta Barat menyimpan barang sitaan berupa mobil mewah dan lima ekskavator atau alat berat di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Indramayu. Ekskavator tersebut akan dilelang dalam waktu dekat.

"Ada lima unit ekskavator yang dirampas untuk negara dalam perkara pengadaan mesin printer danscanner 3D di Sudin Dikmen (Pendidikan Menengah) Jakbar atas nama Gabriel dan Alex Usman," ujar Kepala Kejari Jakarta Barat Reda Manthovani saat dihubungidetikcom, Sabtu (6/5/2017).

Selain lima ekskavator, Kejari Jakbar akan melelang sejumlah kendaraan yang juga hasil rampasan. Kendaraan-kendaraan tersebut saat ini berada di Rupbasan Tangerang.

"Tahun ini ada 15 mobil, terus 60 motor. Mobil, ada mobil Fortuner, Mitsubishi, jip-jip. ada BMW, mewah-mewah ada beberapa. Kemudian ada rumah di Jonggol (Bogor)," ucar Reda.

 kajari

Rencananya, Kejari Jakbar melakukan lelang pada bulan Juni 2017. Lelang tersebut dilakukan terhadap semua sitaan dan rampasan milik Kejari Jakarta Barat.

"Kalau nggak bulan puasa, habis Lebaran. Tergantung penyelesaian identifikasi surat-suratnya," ujar Reda.

Ia mengatakan siapa pun bisa ikut dalam lelang tersebut. Pendaftaran lelang dibuka di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta Barat.

Saat mendaftar, peserta harus membayar dana sebesar harga barang lelang yang ingin dibeli. Uang akan dikembalikan jika barang tidak didapatkan.

"Kalau ingin daftar, harus setor duit. Misalnya mau ikut lelang motor A. Itu ada harganya, minimal Rp 2 juta. Maka harus setor Rp 2 juta. Kalau tidak dapat, ya dikembalikan (uangnya)," ujar Reda.

Sumber: detik.com

Last modified on Monday, 08 May 2017 09:11