Kejaksaan Negeri Jakarta Barat melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor terhadap pelanggar lalu lintas yang diputus verstek tanpa kehadiran pelanggar di PN Jakbar dan dapat diambil pada hari dan jam kerja | Kejaksaan Negeri Jakarta Barat melaksanakan penegakan hukum dengan hati nurani dan berdasarkan undang-undang. Masyarakat yang akan memberikan masukan, kritik dan saran atau melaporkan suatu tindak pidana korupsi dapat melalui website Kejari Jakarta barat melalui pengaduan@kejari-jakbar.go.id | Isi situs bersifat informatif, bukan merupakan legal opinion dari Kejaksaan R.I. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based | Kejaksaan Negeri Jakarta Barat bekerja sama dengan Koperasi Teguh Sejahtera Bersama menerbitkan layanan Tilang Cash On Delivery, bagi pelanggar yang tidak mempunya waktu untuk mengambil berkas Tilang, dapat menghubungi melalui Whatsapp di Nomor 0812 8429 9818.

Kisah Rachel, Pacar Kapten Perampok di Daan Mogot

Jakarta  - Polisi telah menangkap tujuh dari 11 pelaku perampokan disertai pembunuhan Davidson Tantono, 30 tahun, di SPBU Daan Mogot beberapa waktu lalu. Di antara tujuh pelaku tersebut, salah satunya seorang perempuan bernama Rachel atau RCL.

Rachel merupakan kekasih kapten sekaligus eksekutor kelompok ini, SFL. Rachel mengaku mengenal SFL di tempat karaoke Grand Menteng, Jakarta Pusat. “Saya bekerja sebagai LC di sana,” kata Rachel di Markas Polda Metro Jaya, Rabu, 21 Juni 2017.

Dalam kelompok perampok ini, Rachel bertugas mencari lokasi tempat tinggal atau apartemen untuk berkumpul. “Saya yang sewa, tapi disuruh dia. Pakai KTP saya karena KTP dia dari daerah dan biasanya susah diterima,” katanya.

Baca juga:  https://metro.tempo.co/read/news/2017/06/20/064886042/polisi-tembak-mati-kapten-perampok-daan-mogot-di-banyuwangi" target="_blank">Polisi Tembak Mati Kapten Perampok Daan Mogot di Banyuwangi

Ditanya soal proses pelariannya dan SFL, Rachel mengaku sebenarnya ia tak ingin ikut kabur ke Banyuwangi. Namun SFL memaksa dan mengancam sehingga ia memutuskan ikut. “Dia mengancam, tapi saya cuma ikut sampai Banyuwangi,” katanya.

Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal M. Iriawan mengatakan, SFL, NFR, dan Rachel berencana kabur ke Bali melalui jalur Banyuwangi. Namun, saat di Banyuwangi, ketiganya tertangkap polisi.

”SFL ini otaknya, eksekutor. Terpaksa kami tindak tegas dan tewas karena melawan saat diminta menunjukkan lokasi pembuangan senjata apinya,” kata Iriawan di Markas Polda Metro Jaya, Rabu.

Baca juga:  Polisi Sita Uang Rp 6 Juta dari Kapten Perampok Daan Mogot

Sebelumnya, Davidson tewas terbunuh pada 9 Juni 2017 di SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat. Davidson ditembak saat berusaha mempertahankan tas berisi uang Rp 300 juta yang baru diambilnya di bank.

Sumber: tempo.com