Kejaksaan Negeri Jakarta Barat melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor terhadap pelanggar lalu lintas yang diputus verstek tanpa kehadiran pelanggar di PN Jakbar dan dapat diambil pada hari dan jam kerja | Kejaksaan Negeri Jakarta Barat melaksanakan penegakan hukum dengan hati nurani dan berdasarkan undang-undang. Masyarakat yang akan memberikan masukan, kritik dan saran atau melaporkan suatu tindak pidana korupsi dapat melalui website Kejari Jakarta barat melalui pengaduan@kejari-jakbar.go.id | Isi situs bersifat informatif, bukan merupakan legal opinion dari Kejaksaan R.I. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based | Kejaksaan Negeri Jakarta Barat bekerja sama dengan Koperasi Teguh Sejahtera Bersama menerbitkan layanan Tilang Cash On Delivery, bagi pelanggar yang tidak mempunya waktu untuk mengambil berkas Tilang, dapat menghubungi melalui Whatsapp di Nomor 0812 8429 9818.

PPSU Meninggal Kecelakaan Kerja, Ahli Waris Terima Rp. 168 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan

Jakarta - Ahli waris dari Petugas PPSU Suku Dinas Kebersihan Jakarta Barat yang meninggal karena kecelakaan saat bekerja atas nama Mulyana dan Diman, menerima santunan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Cabang Grogol, Jakarta Barat.

Penyerahan santunan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Walikota M.Zen dan Kajari Jakbar Reda Mantovani pada saat perayaan HUT Bhakti Adiyaksa dan HUT Koperasi Teguh Sejahtera Bersama di halaman Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Rabu (2/8/2017).

“Hadirnya kami BPJS Ketenagakerjaan di hari ulang tahun Bhakti Adiyaksa dan HUT Koperasi Teguh Sejahtera Bersama ini untuk mendukung dan mensupport acara yang digelar Kejaksaan Negeri Jakarta Barat,” jelas Andrew J Tuamelly.

“Hal inj juga salah satu bentuk sinergi kerjasama. Kejaksaan telah banyak membatu kami dalam mensosialisasikan dan juga membantu kami dalam melakukan penagihan pembayaran bagi perusahaan yang menunggak iuran BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya lagi.

Lanjut Andre,”Kehadiran kami di sini juga sekaligus menyerahkan bantuan langsung sejumlah uang jaminan sosial untuk dua orang anggota PPSU Suku Dinas Kebersihan yang meninggal karena musibah kecelakaan kerja saat menjalani pekerjaan,” ujarnya.

“Ahli waris dari anggota PPSU menerima masing-masing Rp 168 juta santunan jaminan perlindungan kematian saat bekerja. Padahal menurutnya, petugas PPSU hanya membayar iuran Rp 39 ribu per bulan melalui dana yang sudah dialokasikan pemerintah daerah ke BPJS Ketenagakerjaan, bukan dipotong dari gaji mereka,” ujarnya.

“Sepanjang Tahun 2017 sudah terjadi empat kasus kecelajaan kerja hingga meninggal,dan ahli waris yang paling berhak menerima santunan dari bpjs ketenagakerjaan”.

Turut hadir dalam penyerahan santunan tersebut Wakadis LH dan Kebersihan DKI Jakarta Ali Maulana Hakim, Kasudin LH.kebersihan Edi Mulyono, Wakil Walikota M.Zen, Dandim 0503/JB Letkol Inf Wahyu Yudhayana dan para tamu undangan lainnya.

(Ata’/Pidsus)

Sumber: faktapers.com