Kejaksaan Negeri Jakarta Barat melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor terhadap pelanggar lalu lintas yang diputus verstek tanpa kehadiran pelanggar di PN Jakbar dan dapat diambil pada hari dan jam kerja | Kejaksaan Negeri Jakarta Barat melaksanakan penegakan hukum dengan hati nurani dan berdasarkan undang-undang. Masyarakat yang akan memberikan masukan, kritik dan saran atau melaporkan suatu tindak pidana korupsi dapat melalui website Kejari Jakarta barat melalui pengaduan@kejari-jakbar.go.id | Isi situs bersifat informatif, bukan merupakan legal opinion dari Kejaksaan R.I. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based | Kejaksaan Negeri Jakarta Barat bekerja sama dengan Koperasi Teguh Sejahtera Bersama menerbitkan layanan Tilang Cash On Delivery, bagi pelanggar yang tidak mempunya waktu untuk mengambil berkas Tilang, dapat menghubungi melalui Whatsapp di Nomor 0812 8429 9818.

Apresiasi Kinerja Polisi, Kajari Jakarta Barat Kunjungi Mapolsek Kembangan, Jakarta Barat

(07/08/2017) Jakarta – Menindaklanjuti serta mengapresiasi kinerja Jajaran Polsek Metro Kembangan terkait penangkapan pelaku penipuan dan pemerasan oleh seorang oknum guru honorer yang mengaku Kasie Intel Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Barat, Reda Manthovani, SH.LLM menyambangi Mapolsek Metro Kembangan, Senin (7/8).

Kunjungan Reda adalah sebagai bentuk apresiasi terhadap Jajaran Polsek Metro Kembangan yang telah berhasil serta bergerak cepat dengan meringkus pelaku penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan pejabat Kejari Jakarta Barat pada Minggu (6/8), malam.

Didampingi beberapa Pejabat Utama, Kajari Jakarta Barat tiba di Mapolsek Kembangan sekira pukul 14.00 WIB dan disambut langsung oleh Kapolsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat Kompol Supriadi, SH, MH di ruang kerjanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polsek Metro Kembangan mendapatkan laporan dari EN, salah satu kepala sekolah swasta di Jakarta Barat terkait ancaman melalui telepon seluler oleh AM (36), seseorang yang mengaku sebagai Kasie Intel Kejari Jakarta Barat, Minggu siang.

AM mencoba mengancam pihak sekolah dengan cerita bohong yang mengatakan bahwa pada tahun 2012, salah satu siswi telah dicabuli oleh salah seorang oknum guru di sekolah tersebut. Dalam sambungan telepon pelaku juga mengancam dan meminta uang sejumlah Rp. 150 juta kepada pihak sekolah agar kasus palsu seperti yang dituduhkannya tidak diproses ke pengadilan.

Kemudian korban dan jajaran Tim Buser Polsek Kembangan membuat skenario untuk menangkap pelaku dengan mengajak bertemu di salah satu restoran siap saji di kawasan Puri Kembangan, Jakarta Barat. Benar saja, pelaku memaksa meminta uang kepada korban.

Setelah menerima uang sebesar Rp. 5 juta  yang sengaja disiapkan korban, pelaku langsung diringkus dengan barang bukti yang sudah diterimanya. Pelaku akhirnya digelandang ke Mapolsek Metro Kembangan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Untuk itu, selaku Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Reda secara langsung mengucapkan terima kasih atas keberhasilan yang dicapai oleh Jajaran Kepolisian Sektor Metro Kembangan, Jakarta Barat. Kajari juga berharap kepada pihak Polsek Kembangan untuk segera menyelesaikan berkas perkara tersangka agar dapat cepat diproses di pengadilan. (RN)

(Tim Website Kejari Jakbar & Media  FAKTA PERS)