Kejaksaan Negeri Jakarta Barat melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor terhadap pelanggar lalu lintas yang diputus verstek tanpa kehadiran pelanggar di PN Jakbar dan dapat diambil pada hari dan jam kerja | Kejaksaan Negeri Jakarta Barat melaksanakan penegakan hukum dengan hati nurani dan berdasarkan undang-undang. Masyarakat yang akan memberikan masukan, kritik dan saran atau melaporkan suatu tindak pidana korupsi dapat melalui website Kejari Jakarta barat melalui pengaduan@kejari-jakbar.go.id | Isi situs bersifat informatif, bukan merupakan legal opinion dari Kejaksaan R.I. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based | Kejaksaan Negeri Jakarta Barat bekerja sama dengan Koperasi Teguh Sejahtera Bersama menerbitkan layanan Tilang Cash On Delivery, bagi pelanggar yang tidak mempunya waktu untuk mengambil berkas Tilang, dapat menghubungi melalui Whatsapp di Nomor 0812 8429 9818.

Kasi Intel Kejari Jakbar : “SMA Negeri 101 Jakarta kami pilih untuk kegiatan JMS minggu ini”

(22/02/2018) Jakarta – Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (Kejari Jakbar) kembali menggelar kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Kali ini sekolah yang dipilih yakni SMA Negeri 101 Jakarta yang beralamat di Jln. Komplek Joglo Baru RT. 12 RW. 6 Kel. Joglo, Kec. Kembangan, Jakarta Barat. Acara JMS diikuti oleh ±150 siswa dari kelas X IPA dan XI IPA. Tim penyuluh JMS dari Kejari Jakbar terdiri dari 5 (lima) personil Jaksa. “personil yang diperintahkan turun kelapangan yakni 2 Jaksa seksi pidana khusus, 2 Jaksa seksi Intelijen dan 1 Jaksa pidana umum”, ujar Teguh Ananto, SH. MH selaku Kasi Intelijen Kejari Jakbar.

1Teguh menjelaskan tidak dapat mengikuti kegiatan JMS seperti biasa, dikarenakan bertepatan pada hari itu pihaknya mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat untuk menyambut para siswa Diklat TAK Kejaksaan gelombang II dikantornya.

Pagi itu, sekitar pukul 09.30 WIB Tim penyuluh JMS tiba di sekolah 101 Jakarta dan langsung disambut pihak sekolah menuju ruang pertemuan. Para siswa terlihat bersemangat mengikuti JMS.

Mardiana Yolanda Silaen, SH. MH (salah satu Jaksa bidang pidana khusus-red) sebagai moderator mengawali JMS dengan perkenalan Tim Penyuluh. “ada kakak Tri Megawati, SH. MH dan Krisna Dwi Astuti, SH. MH (Jaksa dari bidang Intel), ada kakak Febby Salahudin, S.Kom, SH (Jaksa bidang pidana khusus), ada kakak Ponti Lukwinanti, SH. MH (Jaksa dari bidang pidana umum), adik-adik nanti setelah selesai pemaparan materi, bisa tanyakan permasalahan tentang hukum kepada kakak-kakak didepan ya”, ujar Mardiana.

4Mengawali pemaparan oleh Tri Megawati, SH. MH., materi pertama yang disampaikan kepada para siswa yakni menjelaskan tentang kenakalan remaja, materi kedua sosialisasi penjelasan UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak, materi ketiga tentang UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dalam suasana santai para siswa dapat menyimak materi yang disampaikan tim penyuluh. “Jadi ada namanya perbedaan perlakuan hukum, antara pelaku yang masih anak-anak dengan pelaku yang sudah dewasa. Penanganan pelaku anak-anak ada namanya upaya hukum diversi”, ujar Mega sambil menjelaskan lebih mendalam tentang diversi.

3Selesai pemaparan materi, Mega memberikan kesempatan tanya jawab kepada para siswa, “ayo jangan sampai kalah dari sekolah-sekolah lain, kalian harus belajar aktif. Ayo siapa yang mau bertanya”, ujarnya memberi semangat kepada para siswa. Kesempatan tersebut tidak dilewatkan begitu saja oleh para siswa, akhirnya mereka aktif menanyakan berbagai macam contoh kasus-kasus yang terjadi dilingkungannya dan tim penyuluh telah menjawab pertanyaan para siswa dengan baik.

2Acara JMS di SMA Negeri 101 Jakarta ditutup dengan pemberian cinderamata kepada siswa yang aktif bertanya. “semoga dengan adanya acara JMS ini bisa memberikan manfaat kepada adik-adik khususnya tentang ilmu hukum yang berguna bagi masa depan kalian”, ujar Mardiana Yolanda sembari menutup kegiatan JMS.(nrl)

(Tim Website Kejari Jakbar)