Kejaksaan Negeri Jakarta Barat melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor terhadap pelanggar lalu lintas yang diputus verstek tanpa kehadiran pelanggar di PN Jakbar dan dapat diambil pada hari dan jam kerja | Kejaksaan Negeri Jakarta Barat melaksanakan penegakan hukum dengan hati nurani dan berdasarkan undang-undang. Masyarakat yang akan memberikan masukan, kritik dan saran atau melaporkan suatu tindak pidana korupsi dapat melalui website Kejari Jakarta barat melalui pengaduan@kejari-jakbar.go.id | Isi situs bersifat informatif, bukan merupakan legal opinion dari Kejaksaan R.I. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based | Kejaksaan Negeri Jakarta Barat bekerja sama dengan Koperasi Teguh Sejahtera Bersama menerbitkan layanan Tilang Cash On Delivery, bagi pelanggar yang tidak mempunya waktu untuk mengambil berkas Tilang, dapat menghubungi melalui Whatsapp di Nomor 0812 8429 9818.

Kajari Jakbar hadiri pemusnahan Barang Bukti Narkotika Program Kerja Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Tahun 2018

(08/03/2018) Jakarta – Kapolres Metro Jakarta Barat KOMBES Pol Hengki Haryadi, S.I.K, M.H. didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Dr. Patris Yusrian Jaya, Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Barat H. Anas Efendi, SH, MM dan Komandan Kodim 0503 / JB LETKOL Kav Andry Hendry Masangi melaksanaan kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika hasil pengungkapan Sat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, bertempat di Gedung Sanitasi Gerbage Angkasa Pura II Bandara Soekarno Hatta Tangerang Banten, Kamis (8/03/2018), kemarin siang.

IMG 20180310 WA0029Pemusnahan barang bukti tersebut sesuai Surat Ketetapan Status Barang Bukti Narkotika dari Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Nomor : TAP-1553/O.1.12/EEP.2/12/2017 tanggal 15 Desember 2017, Surat Ketetapan Status Barang Bukti Narkotika Nomor: TAP-10/O.1.12/ EEP.2/01/2018 tanggal 02 Januari 2018 dan Surat Ketetapan Status Barang Bukti Narkotika Nomor : TAP-19/O.1.12/EEP.2/01/2018 tanggal 03 Januari 2018.

PEMUSNAHAN 01Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 Wib tersebut dihadiri juga oleh Kepala pengadilan Negeri Jakbar, Ketua MUI Adm Kota Jakarta Barat KH. Munahar Mukhtar, HS, Kabid Puslapor Mabes Polri, Kabag Bin Ops Narkoba Polda Metro Jaya, Para Kabag Restro Jakbar, Para Kasat Restro Jakbar, Para Kapolsek jajaran Restro Jakbar dan Rekan Media Cetak maupun Online dan Media TV. Barang bukti yang dimusnahkan yakni : Ganja seberat 1.308 Kg (1,3 Ton), Shabu seberat 6.377 Gram (6,3 Kg), Pil Extasy sebanyak 1.916 Butir dan Pil H-5 (Happy Five) sebanyak 280 Butir dengan tersangka sebanyak 27 orang dari berbagai kasus kejahatan narkoba.

Ketua MUI Kota Administrasi Jakarta Barat, KH. Munahar Muhtar mengawali dimulainya acara pemusnahan barang bukti narkoba, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Metro Jakarta Barat yang menggungkap Kasus Narkoba di Wilayah Jakarta Barat. “Ini bukti bahwa pemberantasan Narkoba telah dilakukan dengan serius , atas nama Tokoh Masyarakat memberikan apresiasi kepada Polres Metro Jakarta Barat dan Jajarannya dalam pemusnahan Narkotika ini”, ujarnya. Wali Kota Administrasi Jakarta Barat HM. Anas Effendi turut memberikan sambutannya.

IMG 20180310 WA0014Secara khusus Wali Kota Jakarta Barat memberikan apresiasi kepada Kapolres Metro Jakarta Barat yang telah bisa mengungkap sindikat peredaran narkoba yang barang buktinya sekarang akan dimusnahkan. “Kami atas nama Pemerintah Kota Jakbar mengucapkan banyak terima kasih”, imbuh Walikota yang murah senyum ini.

IMG 20180310 WA0038 300x200Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat KOMBES Pol Hengki Haryadi, S.I.K, M.H, mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir dalam pemusnahan barang bukti narkoba tersebut dan mengharapkan kegiatan itu dapat berjalan dengan baik. “barang bukti narkoba yang akan dimusnahkan ini merupakan hasil kerja keras dari Sat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Barat dengan berbagai pihak terkait, pengungkapan Ganja seberat 1,3 Ton yang sekarang akan dimusnahkan”, ujarnya.

Tersangka di kenakan Pasal 114 ayat (2) Sub Pasal 111 ayat (2) Sub Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UURI No. 35 Tahun 2009 tentang Natkotikan dan Pasal 62 UURI No.5 Tahun 1997 tantang Psikotropika, dengan ancaman Hukuman 20 tahun penjara atau seumur Hidup dan Hukuman Mati.(nrl)

(Tim Website Kejari Jakbar)