Kejaksaan Negeri Jakarta Barat melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor terhadap pelanggar lalu lintas yang diputus verstek tanpa kehadiran pelanggar di PN Jakbar dan dapat diambil pada hari dan jam kerja | Kejaksaan Negeri Jakarta Barat melaksanakan penegakan hukum dengan hati nurani dan berdasarkan undang-undang. Masyarakat yang akan memberikan masukan, kritik dan saran atau melaporkan suatu tindak pidana korupsi dapat melalui website Kejari Jakarta barat melalui pengaduan@kejari-jakbar.go.id | Isi situs bersifat informatif, bukan merupakan legal opinion dari Kejaksaan R.I. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based | Kejaksaan Negeri Jakarta Barat bekerja sama dengan Koperasi Teguh Sejahtera Bersama menerbitkan layanan Tilang Cash On Delivery, bagi pelanggar yang tidak mempunya waktu untuk mengambil berkas Tilang, dapat menghubungi melalui Whatsapp di Nomor 0812 8429 9818.

Kejari Jakbar Eksekusi Terpidana kasus Penggelapan Sertifikat Tanah RS Sumber Waras

(22/03/2018) Jakarta – Setelah berstatus buron selama 2 (dua) tahun, I Wayan Suparmin, terpidana kasus penggelapan Sertifikat Hak Milik RS Sumber Waras akhirnya menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (Kejari Jakbar), (21/03) siang kemarin. Penyerahan diri I Wayan Suparmin merupakan hasil operasi Intelijen Kejari Jakbar yang mengultimatum agar terpidana menyerahkan diri maksimal tanggal 21 Maret 2018. Suparmin merupakan Ketua Perhimpunan Sosial Candra Naya (PSCN).

kasi intel kejari jakarta barat teguh ananto 20180322 121727
Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Teguh Ananto, SH. MH saat press realese (21/03), diruang kerjanya.

Mahkamah Agung (MA) sebelumnya menjatuhkan hukuman 1 tahun 6 bulan ke Suparmin pada 13 April 2016. MA membatalkan putusan Pengadilan Tinggi Jakarta Nomor 231/PID/2015/P.T.DKI tanggal 16 November 2015. RS Sumber Waras didirikan PSCN (Sin Ming Hui) pada 17 Agustus 1962. Seiring waktu, terjadi pemindahan kepemilikan dari PSCN ke Yayasan Kesehatan Sumber Waras (YKSW) pada 6 Desember 1962. Pihak bank kemudian menyerahkan sertifikat tanah hak milik RS Sumber Waras ke Suparmin. Padahal, RS Sumber Waras sudah beralih ke YKSW dengan ketua Kartini Muljadi. 

i wayan suparmin 2
I Wayan Suparmin

Kasie Intel Kejari Jakarta Barat, Teguh Ananto menjelaskan, awalnya dalam kasus penggelapan itu, Suparmin divonis Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat 1 tahun 6 bulan pada September 2015. "Kemudian dia (Suparmin-red) melakukan banding ke Pengadilan Tinggi Jakarta. Hakim saat itu memutuskan lepas jeratan karena kasus itu dinilai kasus perdata bukan pidana," kata Teguh saat diwawancarai di ruang kerjanya.

Teguh menambahkan Jaksa langsung mengajukan kasasi ke MA. Saat itu hakim menilai Suparmin bersalah dan divonis 1 tahun 6 bulan pada April 2016. "Setelah itu dia (Suparmin) menghilang. Bahkan sempat mengajukan PK (peninjauan kembali) ke PN Jakarta Barat setelah putusan MA. Cuma enggak berani muncul dia takut langsung ditahan," ujarnya

Dalam perjalanannya, Suparmin bahkan sempat melarikan diri ke Thailand pada Maret 2017. Hingga akhirnya Suparmin menyerahkan diri ke Kejari Jakarta Barat pada Rabu (21/3) lalu. "Kami sudah maksimal untuk mencari bahkan kami telah melakukan pencekalan selama enam bulan dari tanggal 10 Oktober 2017 sampai 10 April 2018. Menjelang imlek kemarin dia kembali ke Indonesia makanya dia diburu lagi dan akhirnya menyerahkan diri," kata Teguh

Teguh mengatakan, Suparmin saat ini telah ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Sukamiskin, Bandung untuk menjalani proses hukuman. "Dia meminta di LP Sukamiskin dengan pertimbangan sudah sakit-sakitan dan keluarga besar ada di Bandung. Maka kami kirim ke sana," ujarnya.(nrl)

Berita dihimpun dari berbagai sumber.

(Tim Website Kejari Jakbar)